Selasa, 09 Februari 2010

HIDUP LEBIH SEHAT DAN BERMANFAAT DENGAN TIDAK MEROKOK


Kesehatan merupakan harta yang tidak ternilai dalam hidup. Untuk kesehatah biasanya orang rela berbuat apa saja, termasuk merubah pola hidup. Namun, untuk kebiasaan yang satu ini (merokok), meski secara terang-terangan dikatakan merokok dapat merusak kesehatan dan bahkan bisa membunuh, namun hanya sedikit yang takut akan bahaya yang ditimbulkannya.
Sebetulnya apa saja yang terkandung dalam asap sebatang rokok yang dihisap?
Tidak kurang dari 4000 zat kimia (lebih tepatnya racun) di dalam asap rokok. Racun yang dikeluarkan ini terdiri dari komponen gas (85 %) dan partikel. Nikotin,gas CO (karbon monoksida), nitrogen oksida, hidrogen sianida, amoniak, akrolein, asetilen, benzaldehid, urethan, benzen, methanol, kumarin,  4-etil katekol, ortokresol, dan perylene adalah sebagian dari beribu-ribu zat di dalam rokok. Komponen gas asap rokok adalah karbon monoksida, amoniak, asam hidrosianat, nitrogen oksida, dan formaldehid. Partikelnya berupa tar, indol, nikotin, karbarzol, dan kresol.  Zat-zat ini beracun, mengiritasi, dan menimbulkan kanker (karsinogen).
 

Bahaya merokok terhadap kesehatan tubuh telah diteliti dan dibuktikan banyak orang. Banyak penelitian membuktikan merokok meningkatkan timbulnya resiko timbulnya penyakit kardiovaskular ( penyakit jantuing dan pembuluh darah), kanker paru-paru, kanker rongga mulut, kerusakan otak, gangguan kehamilan, serta impotensi.
Bahkan bahan berbahaya dan racun dalam rokok ini tidak hanya mengakibatkan gangguan kesehatan pada orang yanag merokok, NAMUN JUGA KEPADA ORANG-ORANG DI SEKITARNYA YANG TIDAK MEROKOK.
Bagaimana mungkin seseorang yang tidak pernah merokok tiba-tiba menderita penyakit yang diakibatkan oleh merokok????
Sangat irosnis, dan jumlahnya tidak sedikit!! Mereka yang bukan perokok ketika berada di tempat-tempat umum, atau berada di lingkungan”UMMAT  PEROKOK”. Mereka yang terpaksa harus menghirup asap rokok. Mereka adalah “PEROKOK PASIF”. Udara cemar yang dihirup oleh para perokok pasif menimbulkan kumatnya penderita asma dan gejala-gejala lain yang berbahaya bagi penderita alergi lainnya. Disamping itu juga dapat membahayakan fungsi jantung bagi yang menderita jantung koroner. Mereka dilanda dilema konsentrasi asap yang sangat membahayakan, terutama terkait dengan kadar gas CO yang melebihi kadar yang dianggap aman bagi kesehatan. Mereka secara tidak langsung juga ikut menghirup rokok asap rokok yang dinikmati oleh orang lain.
Mengingat besarnya MASALAH YANG DITIMBULKAN ROKOK, diperlukan partisipasi aktif pemerintah dan seluruh masyarakat untuk menjalankan cara-cara penanggulangan rokok secara sistematis dan terus-menerus, yaitu meningkatkan penyuluhan dan pemberian informasi mengenai bahaya rokok, memperluas dan mengefektifkan kawasan bebas rokok, serta bertahap mengurangi iklan  dan promosi rokok, membebankan pajak yang yang tinggi terhadap berbagai jenis rokok, memperbaiki hukum dan perundang-undangan tentang  penanggulangan masalah rokok.
Adapun untuk mengatasai kecanduan rokok diantaranya adalh:
·         Penerangan yang gencar dan intensif tentang  bahaya merokok
·         Melarang merokok di tempat-tempat umum
·         Menyebarkan fatwa para ulama yang menjelaskan tentang haramnya merokok
·         Peringatan tentang bahaya rokok dalam ceramah-ceramah, khutbah, dll
·         Tarbiyah (pendidikan) kieimanan yang sungguh-sungguh (jiddan) untuk setiap individu masyarakat.

Just Kidding..
Nih gambar spesial buat yg masih ngerokok..
Hari gini masih merokok?
hehe ^_^



Tidak ada komentar:

Posting Komentar